Pembangunan Tugu Perintis Kemerdekaan

 Bupati Mandailing Natal, Drs.H.DahlanHasan Nasution yang didampingi para tokoh-tokoh masyarakat kecamatan Kotanopan saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan tugu perintis kemerdekaan di desa Sayur Maincat, Kamis, 17/8. (Antarasumut/Holik)

Panyabungan, 17/8 (Antarasumut) – Bupati Mandailing Natal, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution lakukan peletakan batu pertama pembangunan tugu Perintis Kemerdekaan di desa Sayur Maincat kecamatan Kotanopan, Kamis.

Peletakan batu pertama yang dilakukan  oleh Bupati dan para keluarga pejuang yang ada didesa Sayur Maincat serta  muspika dan para anggota Dprd Madina  tersebut  merupakan sebagai langah awal pembangunan tugu tersebut.

Bupati Mandailing Natal,  Drs.H. Dahlan Hasan Nasution menyampaikan, pembangunan prasasti ini dilakukan  sebagai bentuk  mengingatkan  kembali  jasa-jasa  para pahlawan khususnya pahlawan  yang berasal dari desa Sayur Maincat didalam merebut kemerdekaan negara Indonesia dari tangan penjajah.

“Saya mendapat informasi banyak pejuang kemerdekaan yang berasal dari despa ini yang di makamkan di makam pahlawan Medan,makam pahlawan Solo dan Jawa, untuk mengenang dan mengingat jasa-jasa para pahlawan kita  makanya kita bangun prasasti ini,” katanya.

Ia mengatakan,  di kecamatan Kotanopan  juga merupakan tempat ketiga dikibarkannya bendera merah putih di Indonesia setelah negara kesatuan Republik Indonesia dinyatakan merdeka.

“Kepada para pemuda atau pelajar jadilah sebagai pejuang, tidak bisa jadi pejuang Nasional atau Provinsi jadilah pejuang untuk diri sendiri,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang  keluarga pejuang yang berada di Desa Sayur Maincat, Sulaiman Lubis, mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Bupati terutama didalam membangun tugu perintis kemerdekaan di desa tersebut.

“Kami mewakili keluarga para pejuang perintis kemerdekaan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah kabupaten Mandailing Natal  yang telah mengingat jasa para pahlawan yakni dengan membangun Tugu Prasasti Perintis Kemerdekaan di desa Sayur Maincat,” ucap Sulaiman.

 

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

 

Form Permohonan Informasi

Form Permohonan Informasi